web space | free hosting | Business WebSite Hosting | Free Website Submission | shopping cart | php hosting
     Klik untuk balik ke Laman Tranung Kite UMNO
PEROMPAK
WANG
RAKYAT !


Tragedi Kemanusiaan Di SD Ulee Ateung, Lima Kena Tembak, Satu Tewas

KEBIADABAN KAFIR PENJAJAH INDONESIA JAWA MELEBIHI KEBIADABAN YAHUDI DI PALESTIN

NURUSSALAM (Selasa 17 April 2001): Tragedi kemanusiaan yang mengambil korban jiwa anak manusia terjadi di SD Ulee Ateung, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (17/4).

Lima warga masyarakat tetangga sekolah itu yang berlindung dalam ruang dewan guru ditembak oleh serdadu kafir penjajah TNI/POLRI indonesia jawa, satu di antaranya tewas di tempat karena terkena tembakan di bagian belakang tembus ke dada dan anaknya yang masih berumur 5 tahun luka.

Keterangan yang Waspada terima dari sejumlah keluarga korban menyebutkan, warga yang tewas bernama Ruslan Husin, suami dari salah seorang ibu guru yang sedang mengajar di SD tersebut.

Korban yang rumahnya bertetangga dengan sekolah tempat istrinya mengajar itu, kata salah seorang keluarganya yang tidak mau disebutkan namanya, datang ke sana untuk mengantar anaknya Aulia Hasnah, 5, yang terus menangis minta datang ke tempat ibunya.

Ketika korban tiba di komplek SD itu, kata dia, tiba-tiba datang satu truk serdadu kafir penjajah TNI/POLRI yang turun secara serentak dan melepaskan tembakan beberapa kali ke udara.

Spontan warga masyarakat yang berada di sekitar itu pun menjadi panik, anak-anak yang sedang belajar di dalam ruang kelas pun terdengar riuh menangis ketakutan, mereka dipimpin gurunya masing-masing bertiarap di dalam kelas.

Akan halnya Ruslan Husin bersama sejumlah warga lain yang kebetulan berada di sekitar sekolah itu, secara reflek mencari perlindungan dan masuk ke dalam ruangan kelas dewan guru.

Tanpa mereka sangka, tiba-tiba serdadu kafir penjajah TNI/POLRI indonesia jawa mendatangi mereka dan di mulut pintu dilepaskan tembakan beberapa kali sehingga mengenai lima warga, termasuk Ruslan Husin yang sedang memeluk anaknya.

Peluru yang menembus dada Ruslan Husin dari belakang juga menembus dada anaknya Aulia yang dalam dekapannya, sehingga satu peluru itu memakan dua korban sekaligus anak dan ayah.

Tiga korban lainnya, tercatat A Rahman terkena tembakan di bagian kepala, Ilyas, 34, terkena tembakan di bagian telinga, dan M Zein, 40, alias Cek Din kena tembakan di bagian punggung.

Semua korban yang masih hidup itu, sekarang sedang dalam perawatan intensif di RSU Langsa termasuk anak Aulia Hasnah sedang menjalani operasi untuk dikeluarkan peluru yang masih bersarang dalam badannya.

Ketua FP HAM Aceh Timur M Yusuf Puteh ketika Waspada hubungi di Langsa mengaku sangat sedih atas tragedi itu. Berdasarkan laporan keluarga korban kepadanya, kata dia, mereka semua adalah masyarakat biasa.

"Kalau betul seperti laporan itu sungguh sangat kita sesalkan," ujar Nek Suh singkat. (tim)

WAHAI BANGSA ACEH BANGKITLAH SECARA SERENTAK UNTUK MENENTANG KAFIR PENJAJAH INDONESIA JAWA YANG SANGAT KEJAM DAN BIADAB PERBUATANNYA


        
Ke atas    Balik Menu Utama    Tarikh artikal diterbitkan : 26 April 2001

Diterbitkan oleh : Lajnah Penerangan dan Dakwah DPP Kawasan Dungun, Terengganu
Laman Web : http://tranung.tripod.com/ dan Email : dppkd@hotmail.com